Our Award Winning :

# Pemenang Penghargaan Wanita Wirausaha Majalah Femina & Kementrian Koperasi-UKM Republik Indonesia 2008
# Finalis Nasional Wirausaha Muda Mandiri oleh Bank Mandiri 2008
# Indonesia Ernst & Young Entrepreneurial Winning Woman 2010


Dear Lovely Friends...

Setiap orang pasti ingin tampil cantik dan segar setiap saat. Sekarang anda pun bisa! Dengan berbagai pilihan produk berbahan alami Paraben Free, Lanolin Free, Synthetic Color Free, Methanol Fragrance Free, PABA Free dan SLS/SLES Free, membuat produk kami bisa menjadi pilihan tepat bila anda menginginkan produk yang aman dan ramah lingkungan.

Kunjungi toko online kami di www.mypourvous.com untuk info lengkap tentang produk dan harga.

So, Be Beauty and Be Green !

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Agustus 2011

Pre-Wedding Body Care


Majalah Wedding Edisi XII - Juli/Agustus 2011

Kiat Mempercantik Diri untuk Hari Istimewa
Menikah... suatu keberanian untuk membuat komitmen baru dalam hidup. Melindungi kehidupan baru mulai dari awal bisa diwujudkan dengan melindungi diri bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya yang harus diperhatikan adalah memilih produk untuk perawatan tubuh untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang terkandung didalamnya. Jika tidak, salah-salah kesehatan yang dapat menjadi taruhannya, karena banyak kandungan dalam produk-produk tersebut yang beresiko bagi tubuh. Penting adalah untuk memilih produk perawatan tubuh yang alami dan bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya seperti Paraben (bahan pengawet yang banyak terdapat pada produk kosmetik), pewarna dan pewangi buatan atau bahan detergen SLS/SLES. Jika produk yang digunakan aman dan sehat otomatis efek yang dirasakan oleh tubuh akan lebih maksimal. Kulit akan menjadi lebih sehat, bersinar dan cerah, tubuh juga akan bebas dari resiko kesehatan jangka panjang.
Perawatan tubuh menjelang pernikahan sangatlah penting. Karena selain membuat tubuh semakin lembut, indah terawat juga dapat menghilangkan stres di masa-masa persiapan pernikahan. Merawat tubuh menjelang pernikahan ini juga mampu menjaga keselarasan sistem tubuh menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat lebih mudah melakukan penyesuaian berat ideal.
Sesibuk apapun, calon pengantin harus tetap memperhatikan kebugaran tubuh agar bisa tampil cantik dan segar di hari istimewanya. Sebenarnya perawatan tubuh tidak harus memakan waktu lama dan ribet, bisa juga dilakukan sendiri di rumah dengan menggunakan produk-produk perawatan tubuh yang tersedia di pasaran.
Paling tidak satu bulan sebelum janji suci terucap merupakan waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri bagi para wanita aktif. Perawatan tidak hanya untuk kecantikan, tapi juga menciptakan kenyaman dan percaya diri. Sehingga tidak ada tempat untuk kata stres menghadapi hari bahagia. 
Sebenarnya perawatan tubuh apa saja sih yang penting dilakoni menjelang pernikahan? Dan produk apa saja yang dapat memberikan hasil yang paling diharapkan selama masa pre-wedding ini?
1.      Lulur atau scrubing. Selain berguna untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang melekat, juga menjadikan kulit terlihat lebih bersih, mengkilap, sehat, segar, dan mengurangi bau badan. Gunakan Sabun lulur atau scrub dengan aroma greentea dengan kandungan antioxidant yang tinggi bermanfaat untuk menghilangkan racun-racun dalam tubuh. Selain itu greentea juga membuat kulit menjadi lebih cerah dan bersinar.
2.       Kemudian lakukan pemijatan di sekujur tubuh untuk menghilangkan ketegangan otot dan melancarkan peredaran darah. Lakukan secara teratur beberapa bulan sebelum hari "H" agar tubuh terasa segar dan relaks. Minyak pijat yang mengandung essential oil dengan efek aromatherapy dapat membantu memperlancar peredaran darah, relaksasi dan menenangkan pikiran. Pilih aroma yang menstimulasi saraf “bahagia” pada otak seperti lavender atau jasmine.
3.      Totok wajah atau aura dapat juga menjadi suatu alternatif untuk membantu melancarkan sirkulasi darah dan metabolisme tubuh.  Melalui penotokan 57 titik vital pada wajah, tengkuk, kepala, dada, dan punggung segala stres dan beban pikiran akan hilang, dan wajah menjadi cerah.
4.      Perawatan khusus daerah intim wanita atau yang biasa dikenal dengan sebutan Ratus pada intinya berfungsi untuk mencegah dan memperbaiki masalah kewanitaan seperti keputihan, bau tak sedap, peradangan, memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan stamina, menguatkan dan melenturkan otot-otot dasar panggul, serta relaksasi otot. Sehingga, kesegaran tak hanya dirasakan tubuh, tapi juga sampai ke daerah intim. Rempah-rempah herbal alami seperti kayu manis, kayu cendana, bunga melati merupakan bahan yang biasa digunakan dalam perawatan ratus.
5.       Selain perawatan tubuh dan wajah dari luar, agar memperoleh hasil yang lebih optimal sempurnakan perawatan tubuh dengan menjaga asupan makanan dan minuman. Konsumsi vitamin, terutama Vitamin E dan C yang bagus untuk kulit, memperbanyak minum air putih, olahraga secara rutin dan tidur yang cukup akan menjadi jaminan bagi calon pengantin agar tampil prima serta mempesona di hari pernikahan. Biasakan pula untuk menggunakan aromaterapi atau minum teh hijau atau teh herbal minimal satu cangkir sehari untuk menenangkan pikiran dan relaksasi tubuh.


Share/Bookmark

Selasa, 07 Juni 2011

Cantik Pasca Melahirkan



Pasca melahirkan bukan berarti tidak ada waktu lagi untuk perawatan tubuh dan kulit. Justru Newly Mom harus mendapatkan perhatian yang lebih. Pourvous dengan Firming Series-nya memberikan alternatif perawatan tubuh yang ternyata tidak harus ribet dan rumit. Dan tidak harus meninggalkan rumah dan bayi sendirian untuk melakukan perawatan di spa. 

Di rumah pun para Newly Moms dapat melakukan perawatan tubuh, misalnya sambil santai waktu sang bayi tidur scrubing menggunakan Pourvous firming scrub yang kemudian dilanjutkan dengan penggunaan Body Firming Lotion. Atau mungkin memanjakan diri dengan massage menggunakan Body Firming Massage Oil.





Share/Bookmark

Sabtu, 19 Februari 2011

7 Alasan Anda Perlu Bangun Pagi

Anda pernah mendengar slogan "Early to bed, early to rise, makes a man healthy, wealthy, and wise"? Slogan ini sungguh tepat karena ketika Anda tidur lebih cepat dan bangun lebih awal, Anda mendapat cukup waktu istirahat dan bangun dalam kondisi yang segar-bugar. Dengan kondisi ini, Anda bisa lebih meningkatkan produktivitas hidup Anda sepanjang hari.


Maka, untuk Anda yang masih belum bisa mendapatkan quality time akibat selalu begadang dan bangun kesiangan, coba pertimbangkan untuk lebih mengatur waktu. Bangun pagi itu menyenangkan, lho, karena Anda bisa mendapatkan waktu ekstra untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan.

1. Mengasah pikiran dan hati

Pagi hari merupakan waktu yang baik untuk pengembangan diri. Bacalah buku-buku self-improvement atau buku biografi tokoh yang Anda kagumi, yang belum habis Anda baca. Baca buku ini pada pagi hari. Suasana yang masih tenang akan menjadi anugerah yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan diri Anda secara profesional, emosional, fisik, mental, dan spiritual. Pagi hari adalah waktu untuk mengasah pikiran dan hati.

2. Berolahraga

Tidur lebih awal membuat Anda mampu bangun pagi dengan bugar. Waktu yang masih ada bisa Anda gunakan untuk berolahraga, entah di rumah atau di gym dekat kantor.

3. Membereskan hal-hal kecil

Bereskan hal-hal kecil yang harus Anda lakukan lebih dulu untuk menyelesaikan tugas yang lebih besar pada hari itu. Misalnya, balas dulu e-mail-e-mail yang belum dibuka di inbox supaya rongrongan e-mail dari klien atau departemen lain di kantor tidak menyita perhatian Anda.

4. Meningkatkan produktivitas

Jika Anda mengawali hari lebih awal, Anda akan membuat hari terasa lebih panjang. Dengan demikian, Anda bisa melakukan lebih banyak hal dalam satu hari daripada biasanya. Jika pekerjaan Anda menumpuk untuk esok hari, tidurlah lebih awal, bangun lebih pagi, maka Anda bisa menyelesaikan tugas dengan lebih cepat.

5. Menggunakan waktu untuk berpikir

Pakar keuangan James Citrin pernah mengatakan, "Heningnya pagi sering kali terjadi ketika pikiran kita sedang jernih, dan memungkinkan untuk memecahkan persoalan penting." Artikelnya, Tapping the Power of Your Morning Routine, akan memberikan wawasan pada Anda betapa berharganya waktu pagi. Dalam artikel tersebut Jim juga melaporkan bahwa 80 persen pejabat perusahaan yang diwawancaranya bangun pukul 05.30 atau lebih pagi.

6. Melakukan meditasi

Meditasi menyebabkan keseimbangan emosional dan kesejahteraan diri. Jika Anda mengawali hari dengan bermeditasi, Anda akan membawa keseimbangan dalam hidup Anda sepanjang hari dan memperbaiki kualitas hidup Anda. Pagi menjadi waktu yang lebih baik untuk meditasi karena pikiran Anda masih segar, rileks, dan otak masih tajam.

7. Mengalahkan kemacetan

Warga Jakarta atau kota besar lain di Indonesia tentu tahu, jika Anda harus menempuh waktu puluhan kilometer menuju kantor setiap hari, Anda akan menghemat waktu jika berangkat ke kantor lebih awal. Dengan tiba di kantor lebih awal, Anda bisa menggunakan waktu yang masih ada untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai, entah itu membaca, olahraga, menelepon orangtua di kampung, merencanakan kegiatan dalam sehari, dan lain sebagainya. Daripada menggunakan waktu ini untuk mengarungi kemacetan, lebih baik memanfaatkannya untuk me time kecil-kecilan kan?

Sumber : Kompas.com
Share/Bookmark

Jumat, 04 Februari 2011

Lupa Sarapan ? Jangan Sampai deh!

Sebagian dari kita banyak yang menyepelekan sarapan dengan berbagai alasan, seperti repot, tidak sempat, sedang ber-diet, dan lain sebagainya. Padahal, tahukah kita bahwa sarapan memberi manfaat luar biasa bagi stamina tubuh kita ? Bahkan ada ungkapan, dua potong donat dengan krim dan coklat jauh lebih baik daripada tidak sarapan sama sekali. Sampai begitulah pentingnya sarapan untuk tubuh kita. Sarapan merupakan modal dasar bagi kita untuk menjalani aktivitas sehari-hari.  Mari kita lihat apa saja pentingnya sarapan :

Meningkatkan produktivitas
Bila anda mengingkan produktivitas anda meningkat, maka sarapan pagi adalah kuncinya. Sarapan ibarat bensin yang akan menjadi energi bagi tubuh anda. Sejak 20 tahun terakhir telah dilakukan banyak penelitian mengenai manfaat sarapan, dan hasilnya sungguh luar biasa. Sarapan terbukti meningkatkan produktivitas, konsentrasi dan atensi seseorang dalam bekerja dan beraktivitas.

Tentunya untuk mendapatkan hasil peningkatan produktivitas yang prima, sarapannya juga harus berkualitas. Sarapan yang berkualitas mengandung zat-zat gizi yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh agar dapat bekerja optimal. Kandungan gizi dan vitamin-vitamin tentunya juga harus diperhatikan. Buat sarapan yang bervariasi agar terhindar dari kebosanan.

Menurunkan Berat Badan
Ini adalah hal yang menarik. Bagi anda yang sedang berdiet atau menurunkan berat badan, biasanya sarapan adalah waktu yang dilewatkan begitu saja dengan harapan berat badan anda turun. Padahal ternyata menurut penelitian, resiko obesitas turun 3x lipat pada mereka yang rutin sarapan dibanding yang melewatkannya. Sarapan pagi meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 25%.

Bagi anda yang bekerja, sarapan biasanya terlewat karena kesibukan. Berikut beberapa tips yang dapat anda lakukan agar tetap bisa mendapatkan sarapan yang berkualitas :
  1. Siapkan semalam sebelumnya. Dengan begitu anda bisa menghemat waktu karena hanya tinggal menghangatkan.
  2. Bangun lebih pagi. Dengan demikian anda berkesempatan menyiapkan sarapan dan menikmatinya tanpa terburu-buru waktu.
  3. Buatlah sarapan yang ringkas. Dengan begitu seandainya anda terburu-buru, bisa langsung membawanya dalam kotak sehingga bisa dimakan dalam perjalanan atau saat anda tiba di kantor.
  4. Sarapan minuman. Minuman cereal hangat sebagai sarapan merupakan salah satu strategi jitu untuk membuat anda tetap sarapan sehat tanpa buang waktu. Energi dari sereal dan susu merupakan kombinasi tepat untuk tabungan energi anda sampai sesi makan berikutnya.
  5. Buah potong, juice dan madu juga bisa dijadikan alternatif sehingga anda tetap mendapatkan sarapan tanpa repot menyiapkannya.
Jadi, mulai sekarang, biasakan untuk sarapan ya, karena manfaatnya sangat baik untuk tubuh kita.
Share/Bookmark

Selasa, 25 Januari 2011

Prinsip-Prinsip menjadi Pribadi Sukses

Untuk menjadi SUKSES dalam kehidupan (sukses dalam pekerjaan, karir, bisnis, dan keluarga), kita perlu memiliki suatu karakter tertentu, juga perlu memiliki cara berpikir tertentu yang mengacu kepada prinsip-prinsip keberhasilan. Inilah prinsip yang perlu dipelajari:

1) KESADARAN AKAN ARAH.

Bagaimana mungkin kita bisa sukses kalau kita sendiri tidak tahu arah yang ingin dituju. Tanpa tujuan, sudah pasti kita akan bingung: tidak tahu apa yang akan kita kerjakan dan untuk apa mengerjakannya!
Orang yang sukses tentunya memiliki tujuan yang realistis, jelas, pasti, dan diyakini dengan segenap hati.

2) KEJERNIHAN PIKIRAN

Kejernihan pikiran sangat penting dalam menjalani kehidupan yang sukses, sebab ibarat sebuah mobil, ketika kita mengendarai mobil, pandangan di depan haruslah jernih sehingga kita dapat melihat ke depan sebagaimana adanya tanpa ada halangan apa pun. Maka kita dapat mengarahkan mobil pada arah yang tetap dan selamat sampai ke tujuan.

Bila kita memiliki kejernihan pikiran, kita akan mampu melihat kebenaran. Sebab kita harus mengerjakan apa yang benar, bukan membenarkan apa yang kita lakukan.

3) KEBERANIAN

Mempunyai sasaran serta memahami situasinya belumlah cukup. Anda harus mempunyai keberanian untuk bertindak, sebab hanya dengan tindakanlah sasaran itu dapat diubah menjadi kenyataan.

Perbedaan antara orang yang sukses dan gagal bukanlah kemampuan yang lebih baik atau ide yang lebih baik, melainkan keberanian untuk bertaruh atas ide-idenya sendiri, dan mengambil risiko yang diperhitungkan, serta bertindak.

4) MEMBERI

Kepribadian-kepribadian sukses itu: menghormati dan memperlakukan sesamanya sebagai manusia, daripada objek belaka. "Memberi" ibarat menanam bibit pada sebidang tanah yang subur, dan suatu saat bibit yang Anda tanam itu akan tumbuh pohon yang besar dan menghasilkan buah-buah manis.
Biasakan diri Anda untuk memberi. Pertama, berikan nilai tambah bagi orang lain. Kedua, berikan peningkatan hidup bagi orang lain. Dan ketiga, berikan manfaat bagi orang lain, yang sebesar-besarnya sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki.

5) HARGA DIRI

Pribadi yang sukses itu memiliki self-esteem yang sehat, di mana mereka tidak mudah tersinggung, tidak mudah marah, tidak suka mengeluh, tidak suka mengkritik atau menjelekkan orang lain, mampu berlapang hati ketika menghadapi kegagalan serta mampu bersabar dalam menghadapi hambatan.

6) KEPERCAYAAN DIRI

Kepercayaan diri dibangun atas pengalaman sukses. Selain itu, kepercayaan diri bisa tumbuh bila kita mulai membentuk kebiasaan mengingat sukses-sukses di masa lalu dan melupakan kegagalan-kegagalan di masa lalu.

7) PENERIMAAN DIRI

Tidak ada sukses sejati atau kebahagiaan sejati sebelum kita bisa menerima diri sendiri. Kita akan merasa lega atau puas ketika bersedia menanggalkan segala kepura-puraan dan mau menjadi diri sendiri.

Sukses datang ketika kita bersedia rileks dan menjadi diri sendiri, bukan ketika kitaberupaya keras menjadi orang lain. Penerimaan diri artinya menerima diri kita sekarang, apa adanya, dengan segala kesalahan, kelemahan, kekurangan, kekeliruan serta kekuatan, dan kelebihan kita.

Salam Bahagia dan Sejahtera!

Tulisan oleh : Soegianto Hartono, Pelatih dan Konsultan Citra Diri Sukses
Diambil dari : http://www.andriewongso.com

Share/Bookmark

Jumat, 17 Desember 2010

Sejarah Peringatan Hari Ibu di Indonesia

Hari Ibu merupakan hari peringatan/ perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anaknya, maupun lingkungan sosialnya. Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebas-tugaskankan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya.
Tapi, tahukah kita dengan ditetapkannya 22 Desember sebagai Hari Ibu di Indonesia?
 
Sejarah Hari Ibu di Indonesia diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung yang kemudian dikenal sebagai Mandalabhakti Wanitatama di Jalan Adisucipto. Dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.
 
Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara; pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan; pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa; perdagangan anak-anak dan kaum perempuan; perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita; pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan jender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.
 
Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938.[8] Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate. Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.
 
Misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Di Solo, misalnya, 25 tahun Hari Ibu dirayakan dengan membuat pasar amal yang hasilnya untuk membiayai Yayasan Kesejahteraan Buruh Wanita dan beasiswa untuk anak-anak perempuan. Pada waktu itu panitia Hari Ibu Solo juga mengadakan rapat umum yang mengeluarkan resolusi meminta pemerintah melakukan pengendalian harga, khususnya bahan-bahan makanan pokok. Pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung.
Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1950. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa.
 
Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji ke-ibu-an para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.

*dari berbagai sumber

Share/Bookmark

Jumat, 15 Oktober 2010

Follow Your Dreams!

You've got to have a dream. It doesn't matter what it is, but before you can get to any but a random destination you have to decide on where you're going.

Your background doesn't matter. Nor does disapproval. If your parents are insisting that you stay at school, or you have a family that you need a day job to support, that's fine. You can still do something for your goals each day. The opportunities are just as great for seniors, too. Colonel Sanders, of Kentucky Fried Chicken fame, and writer Catherine Cookson are just two of the many people who have started new careers - and made a fortune.

Choose something you love so much it doesn't seem like work at all. No matter how talented you are, you're going to have to work extremely hard to be successful. You'll need persistence. That's why it has to be YOUR goal, not one you've chosen to please someone else.

Believe in yourself, and don't EVER be discouraged. If you're really dedicated to your dream, you have the talent - you can learn the skills. There's never been so much information, so readily available, to help you make the most of your abilities; so much computer-power, to let you run a business from the corner of a room; such low-cost software, to let you make exclusive products; or a market like the Internet, that lets you reach, at zero cost, a global audience of billions.

Learn everything you can about your subject. If spending hours on the Internet or in the Library soaking up everything useful you can learn seems hard work, you need to ask yourself if this dream's really yours, or someone else's... but if you lose all track of time in learning skills and information that you need, you're on the right track for unparalleled success.

Accept the chance to do some work - unpaid. That doesn't mean you need allow yourself to be exploited, but when you're starting out you lack experience. Some unpaid work in an area related to your dream can often be an easy way of getting that - and it can sometimes bring about the very break you're looking for.

Develop new ideas. No matter what your dreams involve, that's vital to success. With proper tools and training, nearly anyone can make a wheel; the genius who changed the world was the person who invented one. Creative ideas aren't hard to come by - in fact, your mind's already full of them. If you spend time each day with a pen and notebook, or a computer and a brainstorming program, you'll find yourself producing them in droves. Use them to improve your products and procedures, help your customers to solve their problems, or write about them for a magazine or e-book, and you'll quickly be the person other people in your area of interest turn to - an acknowledged expert. That will get you noticed by the people who can help you most.

Expect to learn something new and valuable each day. Don't go to bed before you HAVE learned something new and valuable. That way, you'll have the information that will help you make connections to develop fresh ideas. A broad perspective helps you be the first to see the application of new trends and techniques to your field of interest - and this ability alone can make your fortune.

Do the things you love, and love the things you do. This kind of passionate enthusiasm is the basis of charisma - the most success-attracting quality you can develop. The people who convey their knowledge, sing their songs, write novels or make movies with energy and passion are the most convincing and persuasive people on the planet. People don't just pay for information, or for entertainment. They pay for information they're persuaded is correct, and entertainment they're persuaded's just for them - and the people who persuade them best are those who love their subject with a passion. 

Remember that the law of success in any field is always "give and take", not "take and give". The more you learn, the more you know. The more you practice, the more skilful you become. The more you think, the more ideas you have. The more you give out in creative energy, the more successful you will be... and the more you skimp on any of these things, the more the world will hold back its rewards.

source : http://www.more-selfesteem.com/ten_tips_article.htm
Ten Tips To Help You Reach Your Dreams, by Aislinn O'Connor
----------------------

Tuliskan apa impianmu dan ikuti My Life My Dream Writing Competition. 
Informasi lengkap klik DISINI. 
Buruan, hadiah produk GRATIS menanti untuk 3 Orang Pemenang!
Share/Bookmark

Kamis, 14 Oktober 2010

15 Mitos & Fakta Seputar Kanker Cerviks

Kanker Mulut Rahim ( Kanker Cerviks ) merupakan salah satu penyebab kematian akibat keganasan tertinggi bagi wanita Indonesia. Kanker yang menjadi momok setiap wanita ini sangat memerlukan perhatian yang lebih agar dapat dihadapi dengan baik. Kanker mulut rahim dapat ditemukan melalui screening melalui Pap Smear. Banyaknya kesimpang siuran mengenai kanker ini, terkadang membuat bingung dan terjadi mispersepsi.

Berikut kami akan berusaha menampilkan beberapa mitos yang berkembang dibandingkan dengan fakta yang ada. Semoga dapat membantu anda untuk melihat lebih baik lagi dan tidak salah dalam mengambil langkah.

Mitos 1 : “Kanker Cerviks tidak dapat dicegah.”
Fakta : Infeksi dengan human papillomavirus (HPV) adalah salah satu point penting untuk berkembangnya terjadi kanker. Virus ini ditularkan secara seksual, namun kebanyakan tipe virus yang berbahaya sekarang sudah ada vaksinasinya.
Pencegahan infeksi HPV menjadi penting dalam menurunkan angka kejadian kanker cerviks. Kanker cerviks biasanya terbentuk secara perlahan setelah adanya infeksi yang menetap atau tidak terobati dengan sempurna. Sebelum menjadi kanker, maka akan terbentuk jaringan pra-kanker. Jaringan ini dapat terdeteksi dini dengan melakukan Pap Smears.

Mitos 2 : “Saya terlalu muda untuk terkena kanker mulut rahim.”
Fakta : Usia rata-rata penderita kanker mulut rahim adalah 48 tahun. Walaupun jarang, wanita dapat terkena kanker ini dalam usia 20an. Infeksi HPV dan jaringan pra-kanker banyak ditemukan pada wanita yang lebih muda.

Mitos 3 : “Saya tidak berhubungan seksual, jadi saya tidak perlu vaksinasi HPV.”
Fakta : HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual, begitu juga dengan secara oral atau dengan bersentuhan dengan tempat infeksi. Saat ini sudah ada vaksin untuk HPV yang dapat melindungi dari beberapa tipe HPV, dan FDA (badan pengawas makanan Amerika Serikat) menganjurkan wanita usia muda untuk mendapatkan vaksinasi ini.

Mitos 4 : “Saya sudah mendapatkan vaksinasi HPV, jadi saya tidak perlu menggunakan kondom saat berhubungan seksual.”
Fakta : Vaksinasi HPV hanya memberikan perlindungan terhadap beberapa tipe HPV, beberapa tipe yang lainnya tidak, dan masih ada banyak infeksi penyakit menular melalui hubungan seksual lainnya.

Mitos 5 : “Saya tidak memerlukan Pap Smear.”
Fakta : Pap Smear seharusnya sudah mulai dilakukan sejak wanita berusia 21 tahun atau 3 tahun setelah hubungan seksual pertama kali. Frekuensi dilakukan Pap Smear akan diberikan sesuai rekomendasi dokter kandungan anda.

Mitos 6 : “Saya sudah terlalu tua untuk Pap Smear lagi.”
Fakta : Tidak ada batasan usia untuk melakukan Pap Smear, bahkan semakin tua usia semakin sering ditemukan adanya kanker ini. Pap Smear tetap direkomendasikan walau anda telah menopause, sudah mengangkat rahim, atau sudah berusia lebih dari 65 tahun.

Mitos 7 : “Saya sudah diperiksa oleh dokter, jadi sama saja dengan Pap Smear.”
Fakta : Pap Smear mengambil sebagian sel dari rahim untuk diperiksa di laboratorium, sedangkan dokter memeriksa keadaan rahim dan bagian lainnya. Keduanya berbeda dan penting untuk mendeteksi masalah dini.

Mitos 8 : “Hasil Pap Smear saya tidak normal, artinya saya pasti terkena kanker.”
Fakta : Tidak selamanya benar, anda harus melakukan beberapa pemeriksaan lainnya untuk memastikan. Pap Smear yang tidak normal dapat ditemukan pada keadan pra-kanker dimana masih dapat diobati dengan baik. Sebaliknya, Pap Smear yang normal tidak selalu berarti bebas kanker. Sekitar 10 % hasil Pap Smear menghasilkan nilai negative-palsu. Artinya, pemeriksaan tidak dapat menemukan masalah yang sebenarnya ada. Untuk itu, segera datang ke dokter bila anda mengeluhkan masalah perdarahan atau nyeri, walau test terakhir normal.

Mitos 9 : “Kanker Mulut Rahim tidak memiliki gejala-gejala.”
Fakta : Perdarahan setelah berhubungan, atau perdarahan diantara 2 siklus menstruasi atau perdarahan setelah menopause dapat mengindikasikan keadaan kanker mulut rahim. Keluhan lainnya dapat berupa keputihan yang tidak normal atau nyeri di daerah pinggul.

Mitos 10 : “Jika saya di diagnosis terkena kanker, maka saya akan meninggal.”
Fakta : Semakin dini stadium kanker saat ditemukan semakin baik kemungkinan untuk disembuhkan, jadi selalu masih ada harapan untuk hidup.

Mitos 11 : “Setelah selesai pengobatan, saya akan terus khawatir kanker kembali seumur hidup saya.”
Fakta : Jika kanker mulut rahim akan kembali kambuh, maka kemungkinan akan terjadi pada 2 tahun pertama pasca pengobatan. Jika sudah lewat dari 5 tahun, kemungkinannya akan semakin mengecil.

Mitos 12 : “Saya harus mengangkat rahim saya untuk mengobati kanker mulut rahim.”
Fakta : Pada stadium dini pengobatan yang biasanya dipilih memang dengan pengangkatan rahim, hanya saja bukan satu-satunya pilihan. Radiasi dan kemoterapi biasa digunakan untuk mengobati stadium yang lanjut, dan dapat menjadi pilihan pada penderita stadium dini yang tidak memungkinkan untuk dioperasi.

Mitos 13 : “Saya tidak akan dapat mengandung lagi setelah pengobatan.”
Fakta : Jika anda menjalani terapi pengangkatan rahim atau dengan radiasi, maka anda memang tidak akan dapat mengandung lagi. Namun, beberapa prosedur bedah terbaru dapat saja membuang mulut rahim dengan tetap mempertahankan rahim.

Mitos 14 : “Setelah pengangkatan rahim, akan segera membuat saya mengalami menopause.”
Fakta : Pengangkatan rahim tidak mengangkat ovarium, yang manda merupakan penentu seseorang dalam keadaan menopause. Kanker mulut rahim sangat jarang menyebar ke ovarium. Untuk terapi dengan radiasi dapat mempengaruhi ovarium, sehingga dapat menyebabkan menopause.

Mitos 15 : “Terapi sulih hormon dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker”
Fakta : Kanker mulut rahim tidak bereaksi dengan terapi sulih hormon seperti kanker payudara atau kanker ovarium. Dosis terapi yang rendah dapat mengatasi gejala menopause tanpa meningkatkan resiko terkena kanker mulut rahim.

sumber : http://www.tanyadokter.com/tipdetail.asp?id=1000258
Share/Bookmark

Selasa, 31 Agustus 2010

Cek Kelayakan Produk Kosmetik Anda

KOMPAS.com - Tas atau pouch kosmetik merupakan benda wajib yang dimiliki tiap wanita. Di dalamnya, berjejal berbagai benda andalan untuk mempercantik penampilan. Namun, coba cek lagi kelayakan produk kosmetik yang digunakan. Produk yang sudah kadaluarsa, merupakan tempat favorit bagi bakteri.

Seperti makanan, produk kosmetik juga memiliki tanggal kadaluarsa. Mengapa demikian? Karena seiring dengan berjalannya waktu, kuman dan bakteri bisa masuk ke alat kosmetik dan bisa pindah ke wajah dan menyebabkan iritasi, bahkan infeksi.

Para ahli memperkirakan, sebagian besar wanita masih menyimpan dan menggunakan alat-alat kosmetik yang sudah kadaluarsa. "Kebanyakan alat kosmetik sudah tidak bisa lagi digunakan setahun setelah dibuka," kata Sara Stern, juru bicara Debenhams.

Berdasarkan riset yang dilakukan Debenhams Inggris, 89 persen wanita tidak tahu mengenai masa pakai produk kosmetik atau tidak membaca tanggal yang terdapat dalam kemasan karena huruf yang terlalu kecil. Sekitar 68 persen wanita mengatakan mereka hanya mengganti produk kosmetiknya bila sudah habis, tidak peduli sudah berapa lama produk itu dipakai.

Untuk produk maskara atau pelentik bulu mata, masa pakai yang dianjurkan adalah enam bulan setelah kemasan di buka. "Produk yang kadaluarsa bisa menyebabkan mata merah, gatal dan iritasi," kata Stern.

Sementara itu perona pipi dan lipstik sebaiknya digunakan tidak lebih dari dua tahun. Parfum boleh digunakan selama tiga tahun karena memiliki tingkat risiko paling rendah tercemar bakteri karena mengandung alkhol yang dapat membunuh bakteri.

Kuas kosmetik yang kotor bisa menyimpan bakteri yang bisa menyebabkan herpes serta gatal pada kulit. Namun survei menunjukkan 72 persen wanita tidak pernah mencuci kuas atau spons make up.

Agar tidak mudah terpapar bakteri, simpan produk di tempat yang sejuk dan segera tutup setelah digunakan. Jangan ragu untuk membuang produk kosmetik yang sudah kadaluarsa, terlebih bila sudah berubah warna dan berbau.

sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/02/26/10423186/Cek.Kelayakan.Produk.Kosmetik.Anda
Share/Bookmark

Kamis, 29 Juli 2010

Can Parabens in Beauty Products Make You Fat or Cause Breast Cancer?

As if bad hair days weren't enough, according to the folks at IdealBite.com – leading source of clever eco-living ideas for people and the planet – we can now add weight gain, hormone disruption, and breast cancer to the list of possible side effects associated with parabens - a chemical preservative and common ingredient found in shampoo and many other personal care products.

What Are Parabens?
If you've ever read the back of your shampoo bottle, you've no doubt seen parabens listed among the ingredients; butylparaben, ethylparaben, methylparaben, isobutylparaben and propylparaben are found in everything from makeup remover and shampoo to shaving cream and toothpaste. These chemicals act as preservatives, extending a product's shelf life by inhibiting bacterial growth.

Parabens are used in tens of thousands of products, and are even found in many items – even some processed foods – that claim to be "natural" or "hypoallergenic" (buzz terms that aren't governed by federal standards or definitions).

Why Are Parabens Harmful?
Parabens' chemical structure is strikingly similar to the hormone estrogen; in fact, the EPA (Environmental Protection Agency) states that all parabens have been proven to have endocrine-disrupting effects. When paraben-laced products are applied to your skin, they are absorbed into your body and may be mistaken for estrogen, disrupting the endocrine system, and too much estrogen – or estrogen mimickers – can cause big problems, including weight gain, fluid retention and depression, and possibly even cancer.

Parabens & Breast Cancer
Researchers are also investigating what role estrogen may play as a culprit in the development of breast cancer: In 2004, scientists in the United Kingdom detected parabens in 18 of 20 breast cancer tumors they studied, suggesting a link between parabens and breast cancer. The Breast Cancer Fund indicates that parabens have also been found in almost all urine samples examined from a demographically diverse sample of U.S. adults.

Parabens & Physical and Reproductive Developmental Abnormalities
Parabens have been linked to several other hormone-related health issues, including abnormal fetal development in pregnant women, and abnormal development of male reproductive systems.

Parabens & Weight Gain
Estrogen also helps to regulate the activity of fat cells, meaning that yes, it's possible parabens in your shampoo are kick-starting your fat cells, and in turn making you fat.

Parabens Threaten the Environment
Besides being risky to your health, parabens pose environmental risks. Washed off in the shower or at the beach, they can accumulate in waterways and soil, and disrupt the hormones in animals. Scientists have documented hundreds of animals with genetic defects, such as frogs with extra legs, which they say could be the result of paraben pollution.

So, choose only Paraben Free Body Care or Cosmetics for your health!

Source : http://beauty-products.suite101.com/article.cfm/parabenfree_cosmetics

Share/Bookmark

Senin, 28 Juni 2010

COSMETICS IN THE ANCIENT WORLD

10,000 BCE:
Men and women in Egypt use scented oils and ointments to clean and soften their skin and mask body odor. Cosmetics are an integral part of Egyptian hygiene and health. Oils and creams are used for protection against the hot Egyptian sun and dry winds. Myrrh, thyme, marjoram, chamomile, lavender, lily, peppermint, rosemary, cedar, rose, aloe, olive oil, sesame oil, and almond oil provide the basic ingredients of most perfumes that Egyptians use in religious ritual.

4000 BCE:
Egyptian women apply galena mesdemet (made of copper and lead ore) and malachite (bright green paste of copper minerals) to their faces for color and definition. They employ a combination of burnt almonds, oxidized copper, different-colored coppers ores, lead, ash, and ochre — together called kohl — to adorn the eyes in an almond shape. Women carry cosmetics to parties in makeup boxes and keep them under their chairs.

3000 BCE:

Chinese people began to stain their fingernails with gum arabic, gelatin, beeswax, and egg. The colors used represent social class: Chou dynasty royals wear gold and silver, with subsequent royals wearing black or red. Lower classes are forbidden to wear bright colors on their nails.
Grecian women paint their faces with white lead and apply crushed mulberries as rouge. The application of fake eyebrows, often made of oxen hair, is also fashionable.

1500 BCE:
Chinese and Japanese citizens commonly use rice powder to make their faces white. Eyebrows are shaved off, teeth painted gold or black and henna dyes applied to stain hair and faces.

1000 BCE:
Grecians whiten their complexion with chalk or lead face powder and fashion crude lipstick out of ochre clays laced with red iron.

EARLY COSMETICS

100 AD:
In Rome, people put barley flour and butter on their pimples and sheep fat and blood on their fingernails for polish. In addition, mud baths come into vogue, and some Roman men dye their hair blond.

300-400 AD:
Henna is used in India as a hair dye and in mehndi, an art form in which complex designs are painted on to the hands and feet, especially before a Hindu wedding. Henna is also used in some North African cultures.

COSMETICS IN THE MIDDLE AGES

1200 AD:
As a result of the Crusades, perfumes are first imported to Europe from the Middle East.

1300 AD:
In Elizabethan England, dyed red hair comes into fashion. Society women wear egg whites over their faces to create the appearance of a paler complexion. Yet, some thought cosmetics blocked proper circulation and therefore posed a health threat.

RENAISSANCE COSMETICS

1400 - 1500 AD:
In Europe, only the aristocracy use cosmetics, with Italy and France emerging as the main centers of cosmetics manufacturing. Arsenic is sometimes used in face powder instead of lead.
The modern notion of complex scent-making evolves in France. Early fragrances are amalgams of naturally occurring ingredients. Later, chemical processes for combining and testing scents supersede their arduous and labor-intensive predecessors.

1500-1600 AD:
European women often attempt to lighten their skin using a variety of products, including white lead paint. Queen Elizabeth I of England was one well-known user of white lead, with which she created a look known as "the Mask of Youth." Blonde hair rises in popularity as it is considered angelic. Mixtures of black sulphur, alum, and honey were painted onto the hair and left to work in the sun.

19TH AND EARLY 20TH CENTURY COSMETICS

1800 AD:
Zinc oxide becomes widely used as a facial powder, replacing the previously used deadly mixtures of lead and copper. One such mixture, Ceruse, made from white lead, is later discovered to be toxic and blamed for physical problems including facial tremors, muscle paralysis, and even death.
Queen Victoria publicly declares makeup improper. It is viewed as vulgar and acceptable only for use by actors.

1900 AD:
In Edwardian Society, pressure increases on middle-aged women to appear as young as possible while acting as hostesses. Increased, but not completely open, cosmetic use is a popular method of achieving this goal.
Beauty salons increase in popularity, though patronage of such salons is not necessarily accepted. Because many women are loathing admitting that they needed assistance to look young, they often entered salons through the back door.

source : http://www.cosmeticsinfo.org/history3.php
Share/Bookmark

Kamis, 24 Juni 2010

How to Know Which Essential Oils Are Safe for Babies



Essential oils must be treated with care at all times and many of them carry contra-indications as to their use, such as not using them during pregnancy or on babies. However, there are some essential oils that are not only safe for baby but are also good for baby.

1. Select the safe oils for babies according to the baby's age.
# From birth to 2 months: Chamomile (both German and Roman), Lavender, Yarrow and Dill are safe essential oils.
# From 2 months to 6 months old: Adding to those already listed, you can also include Coriander, Neroli and Mandarin essential oils.
# From 6 - 12 months old: Gradually add Grapefruit, Aniseed, Tea Tree and Calendula essential oils.
2. Be aware of how to use the oils safely and in what quantities. Always follow reputable instructions and always have a trusted recipe at hand.

3. Decide how you wish to use essential oils with your baby. There are some suggestions offered under "Tips" for starters. It is a great idea to do some research during pregnancy for suitable remedies for baby ailments and soothing.

4. Do not ever use eucalyptus or wintergreen on any child under 2 years of age. They can be lethal.

Tips :
  • Essential oils for babies have such uses as helping to alleviate diaper rash and dried skin, such as cradle cap.
  • Massaging babies with essential oil is a delightful way to bond with and soothe your baby.
Find Out if Your Aromatherapy Essential Oils Are Pure Therapeutic Grade: Make sure the oils live up to every one of these expectations by asking these questions:
  • Are the fragrances of your pure therapeutic grade essential oils subtle, rich, organic, and delicate? Do they feel natural? Do they smell stronger, more real and less chemical than your current brand?
  • Are the fragrances of your Pure Therapeutic Grade essential oils consistent from batch to batch as an indication that they are pure and painstakingly scrutinized by small farms rather than carelessly, industrially, processed on a large scale?
  • Does your essential oil supplier send each batch of essential oils it receives through up to five different independent lab analyses before the essential oil is released? Will they produce them on demand?
  • Does your essential oil supplier grow and distill its own organically grown herbs? Are the distillation facilities part of the farm where the herbs are grown so they are freshly distilled, maintaining their potency?
  • Does your essential oil supplier use low pressure and low temperature to distill essential oils and preserve the essential oils fragile chemical constituents? Are the distillation cookers fabricated from costly stainless steel alloys to reduce the likelihood of the essential oils chemically reacting with the metal?
  • Does your essential oil supplier have representatives traveling worldwide to personally inspect the fields and distilleries where the herbs are grown and distilled?
  • Do they scrutinize the facilities to check to see that no synthetic chemicals are being used in any of these processes?
  • Does your essential oil supplier care about the farms they use and make sure they are fair trade? Meaning the local farmers get fair pay and not third world change.
  • Does your essential oil supplier sell all essential oils in 2 sizes to save you money? And available to everyone without the hassles of network marketing?
  • Does your essential oil supplier offer free shipping, low cost shipping, and discounts in appreciation of your patronage?
  • Does your essential oil supplier provide knowledgeable staff to answer you questions about use, and supply as much information as possible free of charge?
  • Are over 98% of your current brand of essential oils certified organic buy real certification? Are they willing to provide this upon request?
Warning :
  1. It is always prudent to ask your health professional for some advice before using on your baby or toddler.
  2. Always read the labels. If in doubt, do not use. The place of purchase should be able to provide you with advice if you ask.
  3. Do not ever use "essential oils" that say not to use internally or on the skin. This are not essential oils but petrochemically distilled fragrance oils.
source : http://www.wikihow.com/Know-Which-Essential-Oils-Are-Safe-for-Babies
Share/Bookmark